Tampilkan postingan dengan label bangsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangsa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 April 2016

Renungan Kocak; Ke-Anehan Indonesia


Suatu waktu di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ada pertemuan yang mengklasifikasikan bangsa-bangsa di dunia berdasarkan bicara dan kerjanya.

Setelah bersidang untuk menelaah semua informasi yang terkait, maka dibagilahbangsa-bangsa di dunia ini menjadi empat kelompok.

Kelompok pertama; yang sedikit bicara sedikit kerja (Negara-negara Afrika)

Kelompok kedua; yang sedikit bicara banyak kerja (Jepang, Korea, Cina)

Kelompok ketiga; yang banyak bicara banyak kerja (Amerika dan Eropa Barat)

Kelompok keempat; yang banyak bicara sedikit kerja (India, Pakistan, Bangladesh)

Delegasi Indonesia protes kok tidak masuk dalam kelompik manapun?Maka PBB kembali bersidang untuk meletakkan posisi Indonesia dimana. 

Setelah menganalisis berbagai sumber yang valid, meka mereka mengambil kesimpulan bahwa memang Indonesia tidak masuk dalam empat kelompok tersebut.

Mengapa?

Karena ternyata orang Indonesia “lain yang dibicarakan, lain yang dikerjakan”Coba diamati kebenarannya!!!

Selasa, 29 Maret 2016

Bangkit Pemuda

"Tua bukanlah pilihan, ia hanya soal waktu, dan muda bukanlah anugerah, melainkan hanya amanah yang pasti akan dimintai tanggung jawab."

Sering dengar kata-kata ini kan? Yaa!! itulah kalimat yang pernah dilontarkan Sang Deklarator Kemerdekaan Indonesia; Ir. Soekarno, tokoh muda yang telah mengukir Indonesia dalam rentetan sejarah negara-negara di dunia. Teman-teman pasti sangat paham akan makna dari kalimat tersebut, beliau menggambarkan usia layaknya sebuah kekuatan, dan 100:1 adalah gambaran yang jelas akan perbandingan usia antara orang tua dan pemuda dari segi kekuatan dalam konteks membela negara kala itu.

Nah lantas apa yang akan kita lakukan sebagai generasi muda hari ini? terus tunduk pada yang tua dengan alasan menghormati atau alibi bahwa mereka lebih paham dan berpengalaman dalam hidup? Tentu jawabannya tidak kawan!! Sadarlah bahwa agama, bangsa dan negara bukanlah berada dipundak para orang tua, namun di lengan kita para generasi muda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan dan membawa rakyat kearah yang lebih baik.

Ingatlah kita pada Rasulullah Muhammad SAW yang mengemban amanah dari Allah SWT untuk menyiarkan Islam ke seluruh isi bumi juga pada usia yang sangat muda. Selayaknya itu menyadarkan kita pada paradigma salah bahwa yang muda belum saatnya bicara seperti yang pernah dikutip dalam salah satu iklan rokok di Indonesia. sudah saatnya kita merubah pola pikir kita ke arah yang lebih wow... c'mon to be;

"Yang muda yang beragama..
"Yang muda yang bertindak..
"Yang muda yang memimpin..
"Yang muda yang bekerja..
"Yang muda yang berkarya..
"Yang muda yang berjaya..

Semoga tulisan ini dapat mengisprirasi saya pribadi dan dan rekan-rekan muda lainnya akan tanggung jawab besar menjadi generasi muda, tidak hanya menikmati hidup namun juga memaknai kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik. Amiin yaa Rabbal 'alamin..