Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2016

Budidaya Tanaman Lada


Indonesia merupakan Negara yang kaya akan rempah-rempahnya, tidak terkecuali di Aceh, sejak zaman penjajahan negeri kita ini sudah terkenal akan keaneka ragaman rempahnya. Diantaranya pala, cengkeh dan yang utama adalah lada atau merica, rempah yang satu ini sering dijadikan bumbu hampir disemua jenis masakan Indonesia.

Lada mempunya beberapa jenis seperti lada hitam, lada hijau dan lada putih, khusus lada hitam akhir-akhir ini sangat digandrungi oleh petani karena harganya yang sangat mahal.

Hasil yang diperoleh dari budidaya lada ini sangat banyak, hal ini menjadikan lada banyak dibudidayakan di Indonesia. Akan tetapi sebelum membudidayakan lada kita wajib mengetahui tentang karakteristik si lada ini.

Syarat dan Tempat Tumbuh Lada harus meliputi hal-hal berikut ini:
  • Memiliki curah hujan antara 2000-3000mm per tahun, dan ini sangat cocok di Indonesia.
  • Memiliki suhu udara antara 20-34 ̊C
  • Membutuhkan banyak sinar matahari, setidaknya 10jam setiap hari.
  • Ketinggian tempat antara 300-1.100 meter dpl.
  • Tingkat keasaman tanah (ph) antara 5,5-7.
Cara Menanam Lada:
  • Media Tanam
Media yang cocok untuk budidaya lada ini adalah tanah yang subur, gembur dan kaya akan kandungan hara, serta tanah tidak boleh terlalu basah dan terlalu kering.

  • Pemilihan Bibit
Bibit diambil dari indukan yang sehat, hal ini sangat berpengaruh terhadap hasil yang didapatkan nantinya. Selain itu syarat tanaman induk ialah harus berumur setidaknya 10 bulan- 3tahun.

  • Pengolahan tanah
Tanah sebaiknya digemburkan dengan cara mencangkul sedalam 20-35cm, kemudian campurkan kapur pertaanian (dolomit) untuk mengatur tingkat keasaman (ph) tanah, kemudian diamkan selama 3-4 minggu baru ditanami.

  • Penanaman
Bibit lada ditanam dengan jarak 2×2 meter,dan kedalaman lubang tanam 50cm. penanaman paling cocok dilakukan pada musim penghujan atau menjelang musim penghujan.

  • Perawatan dan Pemeliharaan
Perawatan tanaman lada meliputi pengikatan sulur, penyiangan, pemupukan dan pengairan secara rutin.selain itu juga harus dilakukan perempelan dan pemberian mulsa. Pengendalian hama dan penyakit tanaman juga harus diperhatikan.


Tanaman lada bisa dipanen setelah berusia 3 tahun.

Sumber sebelum sedikit edit sana-sini:

Minggu, 10 April 2016

Renungan Kocak; Ke-Anehan Indonesia


Suatu waktu di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ada pertemuan yang mengklasifikasikan bangsa-bangsa di dunia berdasarkan bicara dan kerjanya.

Setelah bersidang untuk menelaah semua informasi yang terkait, maka dibagilahbangsa-bangsa di dunia ini menjadi empat kelompok.

Kelompok pertama; yang sedikit bicara sedikit kerja (Negara-negara Afrika)

Kelompok kedua; yang sedikit bicara banyak kerja (Jepang, Korea, Cina)

Kelompok ketiga; yang banyak bicara banyak kerja (Amerika dan Eropa Barat)

Kelompok keempat; yang banyak bicara sedikit kerja (India, Pakistan, Bangladesh)

Delegasi Indonesia protes kok tidak masuk dalam kelompik manapun?Maka PBB kembali bersidang untuk meletakkan posisi Indonesia dimana. 

Setelah menganalisis berbagai sumber yang valid, meka mereka mengambil kesimpulan bahwa memang Indonesia tidak masuk dalam empat kelompok tersebut.

Mengapa?

Karena ternyata orang Indonesia “lain yang dibicarakan, lain yang dikerjakan”Coba diamati kebenarannya!!!

Selasa, 29 Maret 2016

Bangkit Pemuda

"Tua bukanlah pilihan, ia hanya soal waktu, dan muda bukanlah anugerah, melainkan hanya amanah yang pasti akan dimintai tanggung jawab."

Sering dengar kata-kata ini kan? Yaa!! itulah kalimat yang pernah dilontarkan Sang Deklarator Kemerdekaan Indonesia; Ir. Soekarno, tokoh muda yang telah mengukir Indonesia dalam rentetan sejarah negara-negara di dunia. Teman-teman pasti sangat paham akan makna dari kalimat tersebut, beliau menggambarkan usia layaknya sebuah kekuatan, dan 100:1 adalah gambaran yang jelas akan perbandingan usia antara orang tua dan pemuda dari segi kekuatan dalam konteks membela negara kala itu.

Nah lantas apa yang akan kita lakukan sebagai generasi muda hari ini? terus tunduk pada yang tua dengan alasan menghormati atau alibi bahwa mereka lebih paham dan berpengalaman dalam hidup? Tentu jawabannya tidak kawan!! Sadarlah bahwa agama, bangsa dan negara bukanlah berada dipundak para orang tua, namun di lengan kita para generasi muda yang akan mewarisi estafet kepemimpinan dan membawa rakyat kearah yang lebih baik.

Ingatlah kita pada Rasulullah Muhammad SAW yang mengemban amanah dari Allah SWT untuk menyiarkan Islam ke seluruh isi bumi juga pada usia yang sangat muda. Selayaknya itu menyadarkan kita pada paradigma salah bahwa yang muda belum saatnya bicara seperti yang pernah dikutip dalam salah satu iklan rokok di Indonesia. sudah saatnya kita merubah pola pikir kita ke arah yang lebih wow... c'mon to be;

"Yang muda yang beragama..
"Yang muda yang bertindak..
"Yang muda yang memimpin..
"Yang muda yang bekerja..
"Yang muda yang berkarya..
"Yang muda yang berjaya..

Semoga tulisan ini dapat mengisprirasi saya pribadi dan dan rekan-rekan muda lainnya akan tanggung jawab besar menjadi generasi muda, tidak hanya menikmati hidup namun juga memaknai kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik. Amiin yaa Rabbal 'alamin..